Kamis, April 16Berita Utama

KKN STKIP PGRI Angkatan 38 Tahun Akademik 2025/2026 Resmi Ditutup

[Pacitan] – Setelah satu setengah bulan penuh mengabdi di 24 desa di Kabupaten Pacitan, kegiatan Mahasiswa KKN STKIP PGRI Pacitan akhirnya resmi ditutup. Acara penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus dirangkaikan dengan penutupan kegiatan Magang Non-Kependidikan Tahun 2026 digelar dengan hangat di Aula Kampus pada Rabu, 15 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momen refleksi bagi para mahasiswa, panitia, dan DPL setelah terjun langsung ke tengah masyarakat. Acara penutupan diisi dengan berbagai agenda, mulai dari penyampaian pesan Kesan dari perwakilan peserta KKN hingga laporan hasil kegiatan dari, ketua panitia, terakhir sambutan sekaligus pernyataan penutupan kegiatan dari ketua STKIP PGRI Pacitan.

Luqmanul Khoirul Umam, perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan bahwa setelah melaksanakan program kerja di lokasi, para mahasiswa membawa pulang pelajaran berharga dari interaksi bersama warga dan berharap nilai pengabdian selama KKN tidak berhenti sampai di sini, akan tetapi dapat terus hidup dan tumbuh dalam setiap langkah mereka kedepan.

“Setiap langkah dalam kegiatan ini bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi tentang kebersamaan, cerita, dan kenangan yang akan selalu tersimpan. ” ujarnya.

Ketua panitia, Sugiyono, M.Pd. membeberkan tahun ini, KKN STKIP PGRI Pacitan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan Berbasis Budaya Lokal dan Edukasi Kesehatan Berkelanjutan”. Melalui tema tersebut mahasiswa turun ke Desa Lokasi KKN dengan membawa empat program kerja yang dilaksanakan bersama kelompok, yaitu: 1) Revitalisasi potensi budaya local; 2) Pembelajaran berbasis budaya local; 3) Pengembangan produk lokal menjadi UMKM unggulan desa; dan 4) Edukasi kesehatan berkelanjutan.

Tak hanya kerja tim, setiap mahasiswa juga diwajibkan menjalankan satu program kerja individu yang sesuai dengan bidang keilmuan prodi masing-masing. Adapun hasil kegiatan ini, berdasarkan suvey yang telah dilakukan mendapatkan respon yang sangat positif. Mayoritas masyarakat, aparat pemerintah desa (Kepala Dusun, RW, RT, hingga tokoh masyarakat) menyatakan puas dengan pelaksanaan KKN. Begitu pula dengan mahasiswa juga merasa pelaksanaan KKN memberikan kebermanfaatan.

Kemeriahan acara memuncak saat pengumuman 5 Kelompok Terbaik Bidang Publikasi dan Informasi KKN 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas luaran kegiatan mahasiswa dalam menyebarkan informasi kegiatan mereka kepada publik. Berikut adalah daftar kelompok peraih penghargaan tahun ini:

  1. Kelompok 12 (Desa Ketanggung, Sudimoro) – DPL: Taufik Hidayat, M.Pd.
  2. Kelompok 19 (Desa Gembong, Arjosari) – DPL: Chusna Apriyanti, M.Pd. B.I.
  3. Kelompok 9 (Desa Bogoharjo, Ngadirojo) – DPL: Riza Dwi Tyas Widoyoko, M.Pd.
  4. Kelompok 22 (Desa Petungsinarang, Bandar) – DPL: Sutarto, M.Pd.
  5. Kelompok 20 (Desa Kedungbendo, Arjosari) – DPL: Arif Mustofa, M.Pd.

Ketua STKIP PGRI Pacitan, Bakti Sutopo, S.S.,M.A. secara resmi menutup rangkaian acara ini dengan pesan agar semangat pengabdian tidak berhenti di sini, melainkan terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikan pengalaman ini sebagai bekal mahasiswa nemapaki realita kehidupan bermasyarakat.

Selamat kepada seluruh peserta yang telah menuntaskan rangkaian kegiatan KKN ini hingga titik akhir dengan dedikasi tinggi. Semoga setiap pengalaman yang didapat selama satu bulan mengabdi menjadi bekal berharga dalam melatih keterampilan sosial untuk berbaur dengan masyarakat, serta menjadi bagian dari perjalanan akademik yang penuh kesan dan manfaat di masa depan, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *