Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaLampung UtaraDana BOS, Sasaran Empuk Aruji Kartawinata Kepsek SMAN I KOTA BUMI

Dana BOS, Sasaran Empuk Aruji Kartawinata Kepsek SMAN I KOTA BUMI

(ProgresifNews.com)KOTABUMI–Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 202-2022 di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Kota Bumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Ditengarai dijadikan lahan korupsi oleh oknum kepala sekolah.

Pasalnya, dari data yang diperoleh, pengganggaran dana BOS yang dicantumkan dalam laporan disinyalir tidak sesuai dengan penerapan di lapangan.

Hal itu disampaikan oleh Andika selaku Ketua Gerakan Retorasi Anak Bangsa (GRAB), yang ada di Provinsi Lampung. Andika mengungkapkan, regulasi penggunaan dana BOS di SMAN I Kota Bumi diindikasikan dijadikan lahan korupsi oleh Oknum Kepsek tersebut.

“Banyak item penggunaannya di luar nalar logika dan sangat tidak singkron dengan penerapan di lapangan, salah satu contoh untuk kegiatan ekstrakulikuler pada masa pendemi, dengan angka cukup fantastis padahal diketahui saat itu KBM dilakukan secara Tatap muka tanpa Daring,” ucapnya, Rabu (18 jan 2023).

Andika menguraikan, selain ekstrakulikuler juga terdapat komponen lain bahkan kuat dugaan adanya kegiatan fiktif.

Seperti diketahui SMAN I Kota Bumi dikucurkan anggaran yang bersumber dari Anggaran pendapatan Belanja Negara ( APBN), melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Lampung senilai Rp.1.518.927.000. Guna pembiayaan 10 aitem. Dalam rincian sebagai berikut :

– Tahap 1 Rp. 451.719.000. dengan banyaknya siswa 947.

– Tahap II Rp. 601.656.000. dengan banyaknya siswa 964.

– Tahap III Rp. 465.552.000. dengan banyaknya siswa 976.

Dari besaran masing – masing Pagu tersebut yang diduga adanya indikasi Korupsi, kolusi dan nepotisme hingga Mark-ap anggaran seperti aitem:

– Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Tahap I, 2 dan 3 sebesar Rp.337.855.700.

– Pengembangan perpustakaan dengan total Rp.230.579.600.

– Administrasi kegiatan sekolah dengan total Rp.257.562.200.

– Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah dengan total Rp.205.925.200.

– Penyediaan alat multi media pembelajaran dengan total Rp.106.800.000. Bahkan bukan hanya kegiyatan aitem itu saja yang diduga adanya indikasi KKN hingga Mark-up anggaran, seperti aitem kegiyatan pembayaran Honor untuk 21 tenaga honor dengan total Rp.299.520.000. Pun diduga tak luput dari indikasi Mark-up oleh para oknum-oknum disana, guna memperkaya diri tanpa memperdulikan dunia pendidikan yang bertujuan menyongsong perubahan pendidikan yang semakin maju.

Adanya hal ini Diharapkan pihak Inspektorat\APIP Provinsi Lampung, maupun Aparat Penegak Hukum (APH), yang ada di Kabupaten Lampung Utara, agar segera melakukan pengembangan dugaan adanya indikasi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), hingga Mark-up yang dilakukan oknum-oknum di SMA Negeri I Kota tahun 2021-2022, dengan tegas Andika selaku Ketua GRAB mengatakan, “Bila mana data yang ada Kami dibutuhkan guna pengembangan oleh Aparat Penegak Hukum kami siap memberikan. Tegasnya.

Mau tau tanggapan dari ” Aruji Kartawinata ” selaku Kepala Sekolah SMA Negeri I Kota Bumi terkait hal ini. Baca edisi mendatang

Editor : Palepi SH.

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini