Selasa, Januari 31, 2023
BerandaTanggamus"APH" TAK BERNYALI UNGKAP AKTOR KKN DAMKAR RP3,1 M

“APH” TAK BERNYALI UNGKAP AKTOR KKN DAMKAR RP3,1 M

(ProgresifNews.id) Tanggamus, —–Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Komunitas Mahasiswa Lampung (KOMA), “Andika menilai kalau pihak Aparat Penegak Hukum kurang bernyali untuk melakukan pegungkapkan terhadap dugaan indikasi Mark-up dan Korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tanggamus Hal ini, terbukti beberapa kali diberitakan dugaan KKN, namun hingga kini pihak, APH seolah-olah, tak bernyali dan tak bergerak, bahkan hingga kini, belum melakukan pemanggilan terhadap pejabat yang diduga melakukan indikasi KKN, buktinya masih terlihat seperti tak apa-apa, Bahkan dengan Lantangnya iya mengatakan Aman.

“Seperti fenomena gunung es, yang kelihatan baru puncaknya, dan di bawah belum kelihatan. Praktik-praktik serupa diduga pembiaran bak seolah dibiarkan tumbuh subur.

Berdasarkan hasil investigasi dilapangan sejumlah paket pengadaan barang dan jasa dengan total nilai anggaran senilai Rp3.198.000.000. Guna membiayai kegiyatan sebanyak 36 paket, ditemukan adanya indikasi Penggelembungan anggaran yang di tafsir mencapai ratusan hingga miliaran.

Padahal hal itu sudah terang menerang, bahkan pengakuan langsung oleh Kepala Dinas Damkar, bahwasannya dalam satu anggota Tenaga Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tahun 2022, dalam perbulan upah yang diberikan oleh Dinas sebesar Rp1,5 juta. Hal itu disampaikan langsung oleh Alkat melalui teleponnya waktu lalu kepada wartawan koran ini. Sedangkan anggota Damkar Kabuapten Tanggamus Sebanyak 75 anggota, artinya biaya yang seharusnya dibutuhkan sebesar
Rp1,3 miliar. Namun oleh Dinas Damkar, anggaran tersebut digelembungkan menjadi
Rp2,5 miliar.
Adanya prilaku yang dilakukan oleh para oknum Korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), negara dirugikan sebesar Rp1,2 miliar.

Adanya dugaan indikasi KKN Para Oknum tersebut di ungkap ke Publik, Alkat Selaku Kepala Dinas Bak seolah Kebakaran jenggot, hal itu terbukti dengan menyampaikan kepada media lokal saat diadakannya Jumpa Pers, iya mengatakan bahwa anggota TKS adalah berjumlah 84 anggota, ucapnya.

Hal itu berbeda saat dikonfirmasi oleh wartawan ini waktu lalu, bahkan alkat tidak membantah saat di tanya anggota TKS 75 Anggota, hal itu tidak dibantah, seolah membenarkan kalau anggotanya 75 anggota.

Indikasi Mark-up hingga dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tanggamus Tidak sampai disitu, seperti kegiyatan Belanja Langganan Jurnal/Surat Kabar/Majalah sebesar Rp14,5 juta, Belanja Honorarium Penanggung jawaban Pengelola Keuangan sebesar Rp70,9 juta. Hal itu diduga kurang diyakini perealisasiannya, bahkan kuat dugaan kegiyatan tersebut Fiktip.

Andika selaku Ketua KOMA, dengan Tegas mengatakan, “Jika penegakan hukum di Kabupaten Tanggamus mandul, maka jalan terakhir kami akan turun kejalan untuk menyuarakan kebenaran, dan meminta Kajati Lampung agar dapat ambil alih untuk membongkar dugaan indikasi KKN di Dinas Tersebut. (Halimi Jaya)

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini