Sabtu, Januari 28, 2023
BerandaLampung SelatanPresmian Kebun Raya Institut Teknologi Sumatra (Itera), Bertema Konservasi Tumbuhan Pamah Sumatera

Presmian Kebun Raya Institut Teknologi Sumatra (Itera), Bertema Konservasi Tumbuhan Pamah Sumatera

(ProgresifNews.id) Lampung Selatan—- Kebun Raya Institut Teknologi Sumatra (Itera) yang baru diresmikan pada Rabu (8/6) mengusung tema Konservasi Tumbuhan Pamah Sumatera.

Rektor Itera Prof. Dr. Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU, dalam keterangan yang diterima, di Bandarlampung, Kamis menyampaikan di awal pembangunan kampus  yang menempati lahan seluas 275 hektare selain memiliki tugas utama membangun infrastruktur penunjang perkuliahan, juga mempunyai pekerjaan rumah besar untuk menghijaukan perguruan tinggi tersebut.

“Hingga muncul gagasan membangun Kebun Raya Itera di atas lahan seluas 75,52 hektare. Gagasan tersebut selaras dengan komitmen Itera yaitu menjadi smart, friendly and forest campus,” kata dia.

Kebun Raya Itera yang saat ini dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Flora Sumatera dirintis pembangunannya sejak tahun 2016. Pendirian Kebun Raya Itera ini merupakan gagasan besar Rektor pertama Itera Alm. Prof. Ofyar Z Tamin.

Ia juga mengatakan bahwa Kebun Raya Itera ini juga mendapat dukungan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang saat ini menjadi BRIN dalam perkebunannya dan pengadaan tanaman koleksi. Sementara Kementerian PUPR membantu dari aspek pembangunan infrastruktur sejak tahun 2018.

Kebun Raya Itera juga menjadi kebun raya ke-2 yang didirikan di bawah naungan perguruan tinggi. Saat ini hanya ada 3 kebun raya di bawah perguruan tinggi yakni Kebun Raya Universitas Haluoleo dan Kebun Raya Universitas Palangkaraya.

“Syukur Allhamdulillah, Kebun Raya Itera menjadi kebun raya di Lingkungan Kampus di Indonesia yang pertama diresmikan hari ini, semoga dapat memberikan manfaat yang besar untuk kepentingan tri dharma perguruan tinggi, dan untuk lingkungan sekitar,” ujar Rektor.

Sementara Deputi Riset dan Inovasi BRIN Dr. R. Hendrian, M.Sc. yang turut hadir menekankan, pembangunan Kebun Raya Itera diharapkan dapat mendorong berbagai riset tentang flora Sumatera dan Indonesia.

“Dengan itu diharapkan pula kebun raya ini dapat memberikan dampak besar konservasi tumbuhan endemik Sumatera,” kata dia.

Kepala UPT Konservasi Flora Sumatera Dr. Adi Pancoro menjelaskan, hingga saat ini, Kebun Raya Itera telah memiliki lebih dari 2000 spesimen tumbuhan atau koleksi, dan sebanyak 225 jenis tanaman anggrek khas Lampung dan Sumatera dan lebih dari 300 spesies tumbuhan non anggrek.

“Berbagai koleksi tersebut didapat dari sumbangan tanaman koleksi Kebun Raya Bogor yang diambil dari berbagai pulau di Indonesia dan Asia, hasil eksplorasi tumbuhan di Gunung Betung, Gunung Raja Basa dan beberapa wilayah di Lampung, dan Sumatera,” kata dia.

Dari berbagai koleksi yang dimiliki, salah satu koleksi khas Kebun Raya Itera adalah tanaman gaharu (Aquilaria malaccensis) yang merupakan tanaman khas Provinsi Lampung, dan Sumatera. Kebun Raya Itera  juga telah membangun Gaharu Center sebagai pusat riset gaharu di Sumatera dan Indonesia.

Kebun Raya Itera sudah menjalankan 5 fungsi yakni konservasi, pendidikan, penelitian, wisata, dan jasa lingkungan. Sudah ada lebih dari 50 riset yang dilakukan di kebun raya, 16 Jenis praktikum mahasiswa yang rutin dilakukan dengan memanfaatkan berbagai koleksi di Kebun Raya Itera. Setelah diresmikan, Kebun Raya Itera juga direncanakan akan dibuka untuk masyarakat  umum, dan peneliti,” kata dia.

(Angga Erlangga)

 

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini