Jumat, Februari 3, 2023
BerandaTanggamusDugaan Korupsi Dinkes Tanggamus Kian Menguat

Dugaan Korupsi Dinkes Tanggamus Kian Menguat

(ProgresifNews.id) TANGGAMUS—Aroma korupsi di dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus terus menguat. Tudingan tersebut juga menjadi perhatian serius beberapa elemen masyarakat, salah satunya Bunyamin warga Padang Ratu, Kecamatan Semaka. Iya menyikapi dugaan pelanggaran korupsi di dinas kesehatan, jika benar terjadi, dirinya sangat geram uang yang semestinya digunakan buat optimalisasi pelayanan kesehatan malah dirampok. Katanya.
Dirinya menilai, wajar saja kualitas pelayanan kesehatan selalu dikeluhkan masyarakat, Tutupnya.

Lembaga Swadaya Masyarakat, Gerakan Retorasi Anak Bangsa ( GERAB), Provinsi Lampung sekali lagi Mendesak aparat Penegak Hukum untuk menjalankan tugas dan pungsinya untuk melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Tahun 2021, dengan total anggaran Rp 16, 3 miliar, untuk 66 paket, diduga sarat indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), Bahkan kuat dugaan adanya kegiyatan tersebut fiktip, ujar Haidir kepada koran ini.

Haidir menambahkan, “Di sisi lain dirinya menilai setiap tahunnya pelayanan kesehatan tetap saja amburadul tak terlihat perubahan yang signifikan. “Rakyat miskin tetap saja sulit mendapatkan pelayanan kesehatan, seakan pri bahasa ‘Rakyat miskin dilarang sakit’ masih berlaku, untuk itu elemen kami akan mengawal terus laporan tersebut sampai tuntas,” tutupnya.

Seperti diberitakan minggu lalu, Diawal tahun 2020, dunia dikejutkan dengan hadirnya virus baru yang menyerang sistem pernapasan manusia yang dikenal dengan Corona Virus (Covid-19). Hingga saat ini. Dengan melihat ini, munculnya Covid-19 memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat.

Keadaan darurat juga membuka peluang untuk melakukan ketidaktertiban administrasi, pejabat pengambil kebijakan bisa saja memilih memberikan kontrak pengadaan barang/jasa kepada orang terdekat karena adanya pembatasan pergerakan selama pandemi. Hal itu yang menjadi peluang besar Oknum Dinas Kesehatan Tanggamus melancarkan aksinya untuk meraup uang Negara dijadikan untuk memperkaya diri, oleh para pemangku jabatan disana.

Kegiyatan yang menjadi lahan Para Oknum KKN disana seperti kegiyatan tahun 2021 :
– Pengadaan Gedung PSC
Rp 1.191.056.000.000,-
– Pembangunan Ipal Puskesmas sebanyak 5 paket dengan total Rp 2.250.000.000,-
– Rehabilitasi Gudang Farmasi
Rp 2.073.333.060,-. Yang lebih parahnya lagi seperti kegiyatan:
– Penambahan Ruangan Kadis
Rp 120.000.000,-
– Pembangunan Pagar Kantor
Rp 102.086.000,- kuat dugaan kegiyatan tersebut tidak di laksanakan sepenuhnya, bahkan adanya indikasi kegiyatan tersebut fiktip.

Hingga dilansirnya Pemberitaan ini, pihak Dinas Kesehatan Khususnya ” TAUFIK HIDAYAT “, belum dapat di konfirmasi, beberapa kali disambangi di Kantornya, beliau jarang Masuk Kantor.
Menurut keterangan salah satu warga disana, iya mengatakan,” Mencari Kepala Dinas Kesehatan, sama saja mencari Jarum dalam Jerami, ujarnya.

Hal ini akan terus dikupas secara mendalam pada edisi mendatang. (Red)

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini