Jumat, Januari 27, 2023
BerandaTulang Bawang BaratAnies Baswedan Diberi Gelar oleh Masyarakat Tubaba " TUAN PENATA NEGARA "

Anies Baswedan Diberi Gelar oleh Masyarakat Tubaba ” TUAN PENATA NEGARA “

(ProgresifNews.id) Tulang Bawang Barat—-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat gelar “Tuan Penata Negara” dari masyarakat adat Megow Pak Tulang Bawang Barat.
Gelar kehormatan ini diberikan saat Anies melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, Minggu (8/5/2022).

Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad menjelaskan gelar Tuan Penata Negara kepada Anies merupakan pemberian masyarakat adat Megow Pak Tubaba.

“Orang yang diberi gelar adalah mereka yang dianggap telah berbuat baik pada masyarakat adat Megow Pak. Nah, saat Pak Anies menjabat Gubernur, Pemprov DKI beberapa kali memberi bantuan hibah barang-barang yang tidak digunakan kepada Pemkab Tubaba. Jadi itu dianggap masyarakat sebagai salah satu perbuatan Anies yang dianggap baik,” kata Umar.

Lebih jauh Umar menjelaskan pemberian gelar Tuan Penata Negara kepada Anies adalah hasil musyawarah masyarakat adat Megow Pak. Frasa ‘Tuan’, sebut dia, merupakan gelar kehormatan tertinggi yang diberikan masyarakat adat Megow Pak.

“Disepakati kalau gelar tertinggi dalam masyarakat adat Lampung itu adalah Sultan. Tapi dalam adat Megow Pak Tubaba, di dalam musyawarah yang disebut Bepung memutuskan Tuan itu adalah gelar kehormatan tertinggi yang diberikan kepada seseorang. Kalau di Inggris mungkin sama dengan Sir,” ujar Umar.

“Jadi gelar Tuan diberikan masyarakat adat. Namun, karena kebetulan Pak Anies adalah seorang Gubernur maka diberi gelar Penata Negara. Tuan memang gelar masyarakat adat Lampung juga, tapi secara spesifik Tuan ini gelar kehormatan tertinggi dalam masyarakat adat Tubaba ini,” ujarnya.

Umar juga menyebut Anies sudah tiga kali berkunjung, dan kedatangan Anies hari ini ke Tulang Bawang Barat adalah kunjungan balasan.

“Pak Anies sudah tiga kali ke Tulang Bawang Barat. Pada 2010 waktu Indonesia Mengajar, saat itu saya masih sebagai Ketua DPRD, pada 2015 waktu Menteri Pendidikan, lalu pada 2021 apa 2020,” ucapnya.

Dia juga membeberkan Kabupaten Tubaba beberapa kali mendapat bantuan hibah barang-barang yang tidak dipakai di DKI. Waktu itu kita diundang Pemerintah DKI ke Balai Kota. Jadi ini kunjungan balasan.

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini