Senin, Januari 30, 2023
BerandaLampung SelatanRealisasi Dana BOS SMKN 1 Kalianda Di Mark - Up

Realisasi Dana BOS SMKN 1 Kalianda Di Mark – Up

Lampung Selatan (progresifNews.id) Tidak Transparan, Realisasi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020, di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kalianda, diduga terindikasi Mark – Up.

Hal ini diketahui berdasarkan Laporan Pertanggung jawaban (LPj) dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 khususnya pada realisasi kegiatan perkembangan perpustakaan tahap 1  sebesar Rp 5.690.000, tahap 2 Rp257.920.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler tahap 1 sebesar Rp 115.684.000, tahap 2 Rp 83.024.900., tahap 3 Rp 145.643.800., serta kegiatan Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah dengan total anggaran tahap 1 sebesar Rp107.617.000, tahap 2 Rp45.421.000, Tahap 3 Rp71.367.000

Menurut sumber, Modus operandi yang diduga dilakukan oknum SMKN 1 Kalinda pertama adalah melaksanakan kegiatan fiktif yang uangnya disinyalir untuk kepentingan pribadi, kedua yakni dengan mark up kegiatan, ketiga dengan melaksanakan kegiatan yang tidak dilengkapi dengan bukti pertanggungjawaban yang lengkap dan memadai, dan terakhir kelebihan pembayaran honor kepada para guru dan pegawai.

Ia menambahkan, pihaknya meyakini aliran dana BOS disekolah tersebut banyak menyimpang dan diragukan kebenarannya. Hampir setiap penggunaan dana disejumlah komponen diduga dimark up dan tidak diyakini kebenarannya. Bahkan juga terdapat sejumlah laporan pembelanjaan fiktif.

“Dana BOS diselewengkan dalam bentuk pengadaan barang dan jasa. Jumlah anggaran banyak ditemukan tidak sesuai dengan spesifikasi maupun volume pembelanjaan kebutuhan kegiatan SMKN 1 Kalianda,” bebernya.

Selain itu dari hasil investigasi di SMK N 1 Kalianda, ditemukan banyak kerusakan pada gedung sekolah, hal ini menguatkan dugaan KKN pada kegiatan Pemeliharaan sarana dan Prasarana sekolah.

Ditambah lagi pada tahun 2020, menurut pengakuan Nara sumber mengungkapkan jika kegiatan pemeliharaan dan perawatan sekolah sangat minim dilaksanakan.

“Anggarannya besar namun kegiatanya tidak ada, kalau ada itu pun sangat minim hanya menambal sebagian Plapon yang ambrol itu pun tripleknya tidak cat masih berwarna asli tidak warna putih,” ungkap sumber.

Selain itu, ketika tim media ini melihat kondisi perpustakaan di sekolah tersebut nampak terlihat jika buku – buku yang tersusun sangat sedikit, serta nampak terlihat jika tidak adanya perbaikan atau pergantian pada rak yang digunakan untuk menaru buk. Menurut pegawai yang menjaga perpustakaan mengatakan jika bukunya memang tidak ada.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media ini, Pak Musrifin selaku Waka Humas didampingi Abu Bakar Sidik, Waka kesiswaan yang  membidangi kegiatan ekstrakulikuler, mengatakan jika dirinya (Musrifin-red) tidak mengetahui terkait besaran anggaran yang digunakan untuk perawatan sekolah dan kegiatan ekstrakulikuler.

“Kami hanya menjalankan program saja, seperti kegiatan ekstrakulikuler kalau ada kegiatan anggaranya di kasih dari bendahara dan kami tidak mengatuhi besaran anggaran yang di terima sekolah,” ungkap mereka.

Namun Abu Bakar sidiq mengukapkan jika Kegiatan ekstrakulikuler pada tahun 2020 sangat kecil tidak seperti sebelum Pandemi Covid 19, hal itu dikarenakan anggaran yang ada di alihkan ke Penanganan Covid 19.

anggaran Ekstrakulikuler kecil pada tahun 2020-2021,hanya 50 persen, saya tidak pernah pegang uang-nya. Setiap ada kegiatan baru dana di keluarkan.  Banyak dana yang dialihkan ke Penanganan Pandemi,” ungkapnya.

Mereka juga mengatakan jika salah satu penanganan Covid yang dilakukan adalah memberikan para siswa masker.

Namun ketika awak media ini menanyakan kepada siswa terkait pembagian masker tersebut  mereka (siswa-red) mengatakan tidak pernah mendapatkan masker dari sekolah. Hal ini menunjukan adanya kejanggalan pada realisasi penggunaan dana BOS ditahun 2020.

Menyikapi hal tersebut, banyak kalangan masyarakat meminta agar permasalah tersebut dapat di usut tuntas oleh Aparat Penegak Hukum.

Lalu apa tanggapan dari kepsek dan Disdik Provinsi Lampung, tunggu berita selanjutnya. (Tim)

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini