Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaLampung TengahIndikasi Korupsi massal di Dinas PUPR LAM-TENG 2021

Indikasi Korupsi massal di Dinas PUPR LAM-TENG 2021

(Progresifnews.id) LAMPUNG TENGAH—Meski selama ini penegakan hukum disana terkesan hidup Egan mati tak Mau,. namun Masyarakat disana masih meyakini jika para aparat penegak hukum masih memiliki hati nurani untuk segera menindak lanjuti dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), yang membahayakan kehidupan bangsa yang bertaqwa, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, terampil, kreatif, berbudi pekerti yang santun serta mampu menyelesaikan permasalahan di lingkungannya.

Yang sangat disesalkan adalah keputusan
dari Bupati H. MUSA AHMAD, S.Sos. dalam
menempatkan Kepala Dinas PUPR karena dinilai telah membuka Kran korupsi disana.
Apalagi dugaan Korupsi Kolusi dan
Nepotisme dalam pengelolaan anggaran di
satuan kerja itu seperti sudah menjadi se-
buah kelumrahan, yang sangat mencolok dan
tidak lagi khawatir dengan segala
konsekuensi yang menanti.

Seperti diketahui, sederet realisasi paket
pekerjaan milik Dinas Bina Marga diduga
dilaksanakan tidak sesuai dengan
kebutuhan daerah dan kegiatan yang
dilaksanakan hanya terkesan
menghamburkan keuangan Negara. —

Bahkan hampir seluruh paket kegiatan
APBD/swakelola di Dinas Bina Marga
tersebut, jadi ajang Korupsi Kolusi
dan Nepotisme (KKN) oleh para oknum
Bahkan bukan tidak mungkin jika
skenario KKN Dinas PUPR Lampung Tengah ini
dilakukan secara berjamaah dan sangat
massil yang melibatkan mulai dari oknum
kepala dinas hingga pejabat teknis.

Contoh kegiyatan yang terindikasi korupsi adalah : Pemeliharaan Rutin Jalan, pengawasan teknis, dan prencanaan teknis pemeliharaan jalan sebanyak 109 paket proyek  dengan total Rp15,8 miliar, Kuat dugaan kegiyatan tersebut tidak direalisasikan sepenuhnya.

Seperti diketahui anggaran yang di kelola Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah melalui anggaran APBD,Swakelola 2021, senilai Rp 335,8 miliar, guna mendanai kegiyatan sebanyak 815 paket.

Lantaran kurangnya pengawasan di tambah lagi, tahun 2020 kabupaten Lampung Tengah  yang baru saja Usai melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah disana, peluang itu diduga para Petinggi Dinas menjadikan “cari Kesempatan dalam Kesempitan “guna memperkaya diri mereka. Hingga berita ini di lansir. Kepala dinas belum dapat dikonfirmasi, dikatakan stapnya Bapak sedang DL. Tutupnya.

Diduga bukan hanya kegiyatan itu saja yang menjadi lahan basah oleh oknum-oknum koruptor disana, namun hal itu akan di kupas secara gamblang edisi mendatang. (Red)

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini