Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaBandar LampungWali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana: Masuk Mal Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana: Masuk Mal Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Bandar Lampung – Bagi warga yang ingin masuk ke mal atau pusat perbelanjaan di Bandar Lampung, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Aplikasi PeduliLindungi ini digunakan untuk men-scaning barcode vaksinasi bagi warga yang ingin masuk ke mal di Bandar Lampung.

Syarat masuk mal wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi ini tertuang dalam Instruksi Wali Kota Bandar Lampung Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 COVID-19 di Kota Bandar Lampung tertanggal 24 Agustus 2021.

“Fasilitas umum lainnya seperti area publik, tempat-tempat umum, tempat wisata umum, dan area publik lainnya dapat beroperasi dengan ketentuan 25 persen pengunjung dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan atau penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat,” kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Rabu (25/8/2021).

Untuk kegiatan pada pusat perbelanjaan maupun pusat perdagangan lainnya diizinkan beroperasi, dengan ketentuan 50 persen pengunjung dan jam operasional dari pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB, dengan penerapan protokol kesehatan sangat ketat.

Selain itu, supermarket dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari, dibatasi jam operasionalnya dari pukul 07.00 WIB sampai 20.00 WIB, dengan kapasitas pengunjung 50 persen dan protokol kesehatan sangat ketat.

“Untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam,” ujar Eva, dilansir Suaralampung.

Untuk pasar tradisional dan pasar basah, dibatasi jam operasionalnya mulai dari pukul 07.00 WIB sampai 17.00 WIB, dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Sedangkan untuk pedagang kaki lima, toko kelontong, agen,outlet voucher, barbershop atau pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar burung atau unggas, pasar batik, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis, diizinkan buka dengan dibatasi jam operasional dari pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB, dengan protokol kesehatan sangat ketat.

Sementara pelaksanaan kegiatan makan dan minum di tempat umum seperti warung makan, warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya, diizinkan buka dan dapat melayani makan di tempat dengan kapasitas 25 persen, dengan jam operasional dari pukul 07.00 WIB sampai 21.00 WIB, dengan protokol kesehatan sangat ketat.

“Untuk restoran atau rumah makan dan kafe dengan skala kecil, sedang atau besar yang berada pada lokasi tersendiri dapat melayani makan di tempat dan dibatasi jam operasional dari pukul 07.00 WIB sampai 21.00 WIB,” kata wali kota.

Sedangkan restoran atau rumah makan dan kafe dengan skala kecil, sedang atau besar yang berada pada pusat perbelanjaan atau mal, dapat melayani makan di tempat dan dibatasi jam operasionalnya dari pukul 07.00 WIB sampai 20.00 WIB, dengan kapasitas pengunjung 25 persen.

“Kafe atau restoran yang berada dalam mal, makan di tempat dibatasi dua orang per meja.Sementara restoran yang yang mempunyai fasilitas drive thru dapat beroperasi selama 24 jam,” jelas Eva. (*)

Foto: Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana (Istimewa)

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini