Jumat, Februari 3, 2023
BerandaBandar LampungWarga Kesal, Tanpa Ada Pemberitahuan, Ruas Jalan Protokol di Bandar Lampung Kembali...

Warga Kesal, Tanpa Ada Pemberitahuan, Ruas Jalan Protokol di Bandar Lampung Kembali Disekat

Lampongonline.com, Bandar Lampung — Pemerintah pusat melalui TNI/Polri membuat kebijakan menyekat sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bandar Lampung.

Penyekatan dimulai pada Minggu (8/8/2021) dan direncanakan berlangsung selama sepekan.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengungkapkan penyekatan sejumlah ruas jalan merujuk kebijakan pemerintah pusat.

Dia meminta maaf kepada warga kota berjuluk ‘Tapis Berseri’ itu, atas kebijakan tersebut.

“Ini terkait status PPKM Level 4 dan membatasi mobilitas. Pekan depan, dievaluasi lagi,” ujar Eva.

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP M Rohmawan mengatakan, penyekatan sejumlah ruas jalan berdasarkan ring 1 sampai ring 3.

“Rinciannya, Ring 1 Jalan Radin Inten dimulai dari Toko Buku Gramedia. Lalu Jalan Jendral Sudirman sampai Puskesmas Satelit, Pahoman,” jelasnya, dilansir IDNTimes.

Kemudian, Ring 2 dari Jalan Diponegoro sampai traffick light Masjid Al-Furqon dan Jalan Cut Nyak Dien sampai perempatan lampu lalu lintas Palapa.

“Untuk Ring 3 ini perbatasan kota. Ada lima titik BKP Kemiling, Tugu Radin Intan, exit tol Kota Baru Jalan Ryacudu, exit tol Lematang dan sekitar Lapangan Baruna Panjang,” ujar Rohmawan.

Dia meminta masyarakat Kota Bandar Lampung mematuhi protokol kesehatan dan mendukung penyekatan di sejumlah ruas jalan.

Polresta Bandar Lampung juga meminta dukungan dan kerja sama para tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan semua pihak.

Hal ini agar tetap membatasi mobilitas dan menerapkan protokol kesehatan 5 M, supaya Bandar Lampung dapat kembali ke zona aman.

“Ini bukan atas kehendak kami, tapi dari pusat lalu instruksi dari pimpinan hari ini mulai diberlakukan penyekatan,”  kata Rohmawan.

Menurutnya, penyekatan ini dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

Untuk itu diharapkan warga Bandar Lampung tetap di rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.

Sejumlah pengendara mengaku kaget, kesal dan mengeluh dengan adanya penyekatan di sejumlah ruas jalan.

Apalagi, tidak ada sosialiasi sebelumnya. Diketahui penyekatan sebelumnya berakhir 26 Juli lalu.

“Saya tahu (Bandar Lampung) masih PPKM Level 4, tapi jalan tidak disekat. Ini kok tiba-tiba disekat. Yang disekat jalan protokol semua, akses utama pengendara,” ujar Rendy Mahardika, pengendara motor.

Senada diungkapkan pengendara motor lainnya. Fikri, warga Bandar Lampung mengaku kesal karena tanpa adanya pemberitahuan atau sosialisasi terlebih dahulu seperti sebelumnya, soal penyekatan ruas jalan ini.

Pengendara mobil pun mengeluhkan hal serupa.

Okta Kusuma mengatakan, saat melintas dari arah Teluk Betung menuju kawasan Tanjung Karang, dia melintas di Jalan Diponegoro.

“Tapi ketika sampai lampu merah Al-Furqon (masjid) jalan disekat. Saya memutar lewat (jalan) Dr Susilo terus ke arah Stadion Pahoman. Tapi ketika mau masuk ke (jalan) Sudirman,” keluhnya. (*)

Foto: Penyekatan ruas jalan protokol di Bandar Lampung. (IDN Times)

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini