Senin, Januari 30, 2023
BerandaLampungTabung Oksigen di Lampung Langka, Menteri PMK Sambangi RSUDAM, Ini Pintanya kepada...

Tabung Oksigen di Lampung Langka, Menteri PMK Sambangi RSUDAM, Ini Pintanya kepada Gubernur

Lampongonline.com, Bandar Lampung – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Kamis (8/7/2021).

Dia meminta Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mencari jalan keluar guna memenuhi ketersediaan oksigen.

Muhadjir mengingatkan agar oksigen di rumah sakit ataupun masyarakat yang tengah melaksanakan isolasi mandiri (Isoman) tetap bisa terpenuhi, di tengah situasi pandemik COVID-19.

“Sebab oksigen ini adalah kebutuhan vital bagi penderita COVID-19,” kata Muhadjir.

Selain mengecek ketersediaan stok oksigen, Muhadjir juga menyampaikan, kedatangan pihaknya kali ini untuk memastikan kebutuhan rumah sakit lainnya.

Namun permasalahan oksigen tetap menjadi atensi utama.

“Kita tahu hari-hari ini telah terjadi kelangkaan di mana-mana dan ternyata itu tidak terjadi di Jawa saja. Tetapi di Lampung pun kebutuhan oksigen sekarang sangat meningkat,” jelas Muhadjir, dilansir IDNTimes.

Setelah mengecek dan menerima informasi tangki liquid oksigen dari pihak RSUDAM, dia tak menampik jika ketersediaan semakin menipis.

“Tadi sudah ada inisiatif. Semoga bisa menjadi jalan keluar,” harap Muhadjir.

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI (Kemendikbud Ristek) tersebut menjelaskan, pusat distributor oksigen se-Provinsi Lampung beralamat di Kelurahan Candimas, Kecamatan Natar.

Di sana, kebutuhan oksigen saat ini naik tiga kali lipat.

Tercatat, selama sepekan Juli 2021, kebutuhan oksigen di Lampung telah menghabiskan sebanyak 50 ton.

“Juni biasanya 150 ton sebulan, tapi kemarin 170 ton dan sekarang (Juli) baru satu minggu sudah 50 ton. Berarti diperkirakan akhir bulan nanti bisa sampai 200 ton,” urai Muhadjir.

Pemerintah pusat juga telah menginstruksikan agar distribusi oksigen untuk sementara waktu, hanya diperuntukkan bagi sektor kesehatan.

“Jadi sekarang, botol-botol (tabung) yang biasa dipakai tukang las, untuk rumah sakit. Cuma karena botolnya karatan, saya meminta untuk dibungkus dengan baju batik, sebab kalau putih menakutkan,” kelakar Muhadjir.

Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah yang tepat dan sudah sesuai instruksi Presiden Joko Widodo melalui Luhut Binsar Panjaitan selaku Koordinator PPKM Darurat.

“Ini sudah dilakukan, tidak hanya di wilayah Jawa dan Bali? tetapi juga di luar itu. Saya harap termasuk di Lampung,” kata Muhadjir.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengklaim pemerintah daerah telah bergerak cepat, guna mengatasi kelangkaan oksigen di Sang Bumi Ruwa Jurai.

Selain itu, ia juga memastikan suplai oksigen untuk Provinsi Lampung akan datang dalam waktu dekat

“Insha Allah, tadi saya juga sudah lapor, karena belum tuntas, jadi belum saya ekspose. Lebih baik barangnya ada dulu dalam minggu-minggu ini. Daripada saya ngoceh kemana-mana, tetapi nanti tidak ada,” ujar Arinal. (*)

Foto: Menteri PKM Muhadjir Effendy Kunker ke RSUD Abdoel Moeloek (IDN Times)

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini