Jumat, Januari 27, 2023
BerandaLampungKasus Covid-19 di Lampung Meningkat Tajam, Gubernur Minta Perketat PPKM Mikro dan...

Kasus Covid-19 di Lampung Meningkat Tajam, Gubernur Minta Perketat PPKM Mikro dan Maksimalkan DD

Lampongonline.com, Bandar Lampung – Kasus Covid-19 di Provinsi Lampung mengalami peningkatan tajam dan harus diwaspadai.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, meminta 15 kabupaten dan kota di provinsi itu untuk kembali memperketat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro hingga tingkat desa.

“Kabupaten dan kota harus tegas dalam melakukan pencegahan COVID-19 di tingkat desa, dan terus melakukan sosialisasi pencegahan penularan COVID-19,” ujarnya, Kamis (17/6/2021).

Dijelaskan penerapan PPKM mikro harus dilakukan dengan tepat. Salah satunya melalui pembatasan kegiatan maksimal 50 persen pada fasilitas umum, dan mendorong kepala daerah untuk membuat peraturan yang terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat secara mikro.

“Pembatasan kapasitas maksimal 50 persen, peraturan daerah atau kepala daerah tentang pembatasan kegiatan masyarakat guna mencegah persebaran COVID-19 juga harus dilakukan,” kata gubernur, dilansir Suaralampung.

Menurutnya, perlu juga kembali memaksimalkan penggunaan alokasi dana desa (ADD) untuk penanganan Covid-19, yang bisa  menjadi salah satu upaya untuk menekan penyebaran virus Corona hingga tingkat desa.

“Relawan tanggap Covid-19 harus dibentuk. Pemaksimalan peran posko Covis-19 tingkat desa untuk melaporkan perkembangan Covid-19 juga harus berjalan, semua dapat menggunakan dana desa,” ujar Arinal.

Pengetatan penerapan PPKM mikro dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah adanya persebaran Covid-19 yang tidak terkendali.

“Situasi perkembangan Covid-19 di Indonesia saat ini yang mulai kembali merebak, harus kita sikapi dengan baik. Salah satunya dengan melakukan pengetatan kegiatan masyarakat hingga tingkat desa yakni melalui PPKM,” terang gubernur.

Senada diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana.

“PPKM mikro ini merupakan upaya kita menjaga pintu masuk hingga tingkat desa, dan kita akan terus evaluasi agar desa yang berzona merah dapat berkurang,” ujarnya.

Dengan diperpanjangnya waktu PPKM mikro, diharapkan dapat mengurangi penyebaran kasus Covid-19. (*)

FOTO: Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi. (Istimewa)

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini