Sabtu, Januari 28, 2023
BerandaBandar LampungSembako akan Kena Pajak, Pedagang di Bandar Lampung Keberatan: Semakin Menyusahkan Masyarakat

Sembako akan Kena Pajak, Pedagang di Bandar Lampung Keberatan: Semakin Menyusahkan Masyarakat

Lampongonline.com, Bandar Lampung – Rencana pemerintahan Jokowi menerapkan pajak pertambahan nilai (PPN) sembilan kebutuhan bahan pokok (sembako) mendapatkan tanggapan beragam dari sejumlah pedagang di Kota Bandar Lampung.

Pedagang sembako di Pasar Pasir Gintung, Kota Bandar Lampung, Sukar (36), keberatan dengan adanya wacana pemerintah menerapkan PPN sembako.

“Keberatan. Sekarang ini semua harga sembako mahal, ditambah mau dikenakan PPN. Yang ada nanti para pembeli jadi resah dan berkurang,” kata dia, Jumat (11/6/2021).

Menurut Sukar, sebaiknya pemerintah menurunkan harga sembako, karena kondisi masyarakat saat ini sangat susah dengan adanya wabah Covid-19.

Dengan adanya wacana pemerintah akan menerapkan PPN itu, justru membuat masyarakat semakin susah.

“Sekarang saja masyarakat susah mencari nafkah dengan adanya wabah Covid-19, ditambah ada wacana itu. Otomatis harga sembako pasti naik. Para pedagang juga serba salah dan susah juga,” ujar Sukar, dilansir Suaralampung.

Senada, Rita (25) pedagang berbagai macam jenis bumbu, keberatan dengan adanya rencana Pemerintah menetapkan PPN sembako.

“Ya, keberatan. Kita di sini juga sudah kena pungutan pajak Rp 15 ribu per hari itu dikemanakan. Seharusnya pemerintah menurunkan harga sembako supaya terjangkau. Bukan begini. Ini namanya menyusahkan masyarakat,” kata dia.

Ismono (45), pedagang telur, tidak mempermasalahkan adanya wacana pemerintah menerapkan PPN terhadap sembako.

“Tapi kalau bisa jangan. Namun bila sudah keputusan mau diapakan lagi. Terpaksa ikut. Paling resikonya kita juga akan menaikkan harga barang. Contohnya sekarang ini harga telur saja perkilonya Rp25 ribu,” ujarnya. (*)

FOTO: Ilustrasi/Istimewa

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini