Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaProvinsiGuru Besar Fakultas Hukum Universitas Lampung Prof Sunarto Meninggal Positif Terinfeksi Covid-19

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Lampung Prof Sunarto Meninggal Positif Terinfeksi Covid-19

Lampongonline.com, Bandar Lampung – Universitas Lampung (Unila) berduka. Guru Besar Fakultas Hukum, Profesor (Prof) Sunarto meninggal akibat positif terinfeksi Covid-19, Sabtu (12/6/2021) pukul 03.42 WIB.

Sekira dua pekan sebelumnya, Unila juga kehilangan Guru Besar Fakultas Hukum, Profesor Wahyu Sasongko.

Prof Sunarto mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Lampung di Bandar Lampung.

“Prof Sunarto terkonfirmasi positif Covid-19 sejak Sabtu pekan lalu,” ujar Ketua Satgas Covid-19 Unila, Asep Sukohar.

Jenazah Prof Sunarto dikebumikan dengan protokol kesehatan ketat di tempat pemakaman umum (TPU) Kota Sepang, Bandar Lampung, sekira pukul 10.00 WIB.

Puluhan pelayat menghantarkan kepergian Prof Sunarto hingga peti jenazah dimasukkan ke liang lahat.

Guru Besar Fakultas Hukum, Profesor Sunarto. (Istimewa)
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Lampung, Profesor Sunarto. (Istimewa)

Kepergian mantan wakil rektor tiga selama dua periode ini menyisakan duka mendalam bagi seluruh kalangan.

Loyalitas dan dedikasinya pada dunia pendidikan membuat yang pernah mengenal Prof Sunarto merasa kehilangan.

Ungkapan duka mendalam salah satunya diungkapkan Dosen FMIPA Unila, Admi Syarif.

Menurutnya, Prof Sunarto adalah sosok guru besar yang  berdedikasi tinggi.

Admi menyayangkan, misi menyelesaikan pembangunan Masjid kampus Al Wasii Unila yang dilakukan Prof Sunarto, harus berhenti karena dia menghadap Sang Pencipta.

“Beliau dosen pekerja keras, humoris, tidak egois dan selalu tulus mengabdi untuk Unila. Kepiawaiannya dalam menyenandungkan lagu, stand up comedy, membuat kami menyebutnya¬† mas ‘Broeri Narto’,” jelasnya, dilansir IDNTimes.

Sebagai mantan wakil rektor tiga yang mengurusi bagian kemahasiswaan, Prof Sunarto sangat dikenal baik di kalangan mahasiswa. Terutama para aktivis organisasi.

Menurut mantan organisator Unila, Fitria Wulandari, Prof Sunarto sosok yang baik dan tegas.

Sekilas, memang terlihat galak. Namun beliau sangat perhatian dan aktif menghadiri kegiatan mahasiswa.

“Beliau mudah dihubungi ketika kita ingin minta tanda tangan walaupun sedang sibuk hendak tugas ke luar kota,” kenangnya. (*)

FOTO: Suasana prosesi pemakaman Guru Besar Unila, Prof. Sunarto (Istimewa)

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Terkini